Travel

Ada Rasa Kemangi hingga Rujak Aceh Mencoba Gelato di Locarasa Jakarta

Gelato sejatinya adalah es krim dari Italia, sehingga selalu hadir dengan rasa rasa khas Eropa sana. Namun diLocarasa,es krim Italiaini dibumikan dengan rasa rasa baru yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh banyak orang. Teksturnya sih tetap gelato, lembut tapi padat, namun rasanya kok mirip kemangi?

Bahkan ada pula gelato yang rasanya mirip rujak Aceh? Itu hanya satu rasa lokal yang disajikan olehLocarasa. Masih banyak rasa rasa unik nasionallainnya yang ditawarkan artisan es krim asal Bandung ini.

Karena itu,Locarasawajib jadi buruan kamu yang suka dengan kuliner dan sesuatu yang baru. Berdiri sejak 2014 di Bandung, kini Locarasa telah memiliki beberapa cabang di Jakarta. Satu di antaranyadi kawasan kota tua Jakarta sejak 1 Maret 2019.

Menemukan Locarasa di Kota Tua tidaklah sulit, karena berada satu gedung dengan Magic 3D Art Museum yang berlokasi di Gedung Kerta Niaga. Posisinya di sisi samping Museum Sejarah Jakarta. Ukuran dari cafeLocarasadi situ bisa dibilang minimalis namun tak menimbulkan efek sempit.

Terdiri dari tiga lantai dengan penatan interior yang membuat pengunjung dapat bersantap sambil menikmati angin sepoi sepoi dari jendela besar yang dibiarkan terbuka. Namun bukan tata ruang kedainya yang membuat Locaras menarik, melainkan es krim gelatonya. Dengan berani mereka menghadirkan rasa kecombrang, kelepon, es Doger, salted egg, kemangi, rujak Aceh dan martabak menjadi rasa dari es krim.

Varian rasa yang unik inilah yang membuat saya ingin mencobanya, ketika sedang berkunjung ke kawasan Kota Tua. Nana Suryana, supervisor diLocarasacabang Kota Tua, mengatakan bahwa rasa unik tersebut tercipta karena kecintaan chef Ragil Imam Wibowo akan eksperimen rempah rempah Owner nya kan memang tukang masak, jadi suka mengkreasikan hasil rempah rempah. Bahan bahan lokal dibuat semenarik mungkin, salah satunya membuat gelato dengan rasa jajanan dan rempah rempah Indonesia," kata Nana.

Penggunaan rempah rempah lokal ini juga memiliki misi, yakniLocarasaingin berkontribusi membantu petani Indonesia. Seperti halnya rempah rempah yang didapatkan langsung dari petani, koperasi daerah juga turut dilibatkan. "Kan banyak petani yang kurang dijamah padahal punya bahan bagus, seperti bahan organik. Klapertaart kami ambil dari Manado, klepon dari Jawa, Vanila dan kenari dari Flores, kecombrang dari Bali, terong belanda dari Jawa, pokonya semuanya diambil dari kekayaan Indonesia," kata Nana.

Ada banyak pilihan rasa gelato dengan warna yang menggoda juga. Akhirnya saya memesan varian rasa terfavorit di kedai ini, yaitu tamarilo, kelepon, dan martabak. Ketiga rasa tersebut disatukan pada satu cup sehingga menjadi satu rasa yang unik saat menyatu di mulut.

Rasa manis dari gelato rasa kelepon dan martabak menyatu dengan rasa asam segar tamarilo. Locarasa memiliki berbagai cara penyajian, cup dan cone "kita dihitungnya itu pergram. Per cup 100 gram bisa di mix dua rasa harganya Rp 25.000 untuk yang reguler. Kalau yang besar ukuran 200 gram Rp 35.000 bisa di mix maksimal tiga rasa. Untuk yang cone juga sama, dua rasa Rp 25.000, tiga rasa harganya Rp 35.000" kata Nana.

Tiap scoop gelato ini sangatlah padat dan langsung memenuhi cone atau cup yang digunakan. Tekstur yang padat ini membuat saya cepat kenyang, Sehingga es krim ini sangat cocok dijadikan menu berbagai ( sharing) . Pendapat saya diiyakan oleh oleh Nadia Azzahra, pengunjung kedai di Kerta Niaga itu.

"Baru pertama kali beli ini karena habis dari Museum Wayang pengen cobain ini. Belinya emang yang reguler mix dua rasa. Worth it sih, apalagi kita bertiga jadinya bisa abis. Kalo sendiri kayanya enggak mungkin habis. Rasanya juga lucu sih ini, agak kocak tapi enak," kata perempuan warga Bekasi itu. Selain gelato, pengunjung juga bisa menemukan penganan lain diLocarasa. Mulai dari camilan, makanan utama, dan juga ragam minuman.

Semuanya merupakan sajiannya khas Nusantara. Kesan yang saya dapakan diLocarasaadalah, kuliner Indonesia bisa tampil lebih muda, segar, dan kekinian. Dan yang paling penting, harganya juga bersahabat dengan kantong. (M25)

Jalan Pintu Besar Utara No.11, RT07/RW07, Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close