Kesehatan

Alat Musik hingga Jaringan Komunikasi Tim Observasi Berupaya Penuhi Kebutuhan WNI dari Snack

— Proses observasi 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah dievakuasi dari Provinsi Hubei, China masih dilakukan di Natuna. Selasa (4/2/2020), proses observasi yang telah memasuki hari ketiga dari total 14 hari dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan WNI yang baru keluar dari daerah yang dikarantina akibat wabah novel corona virus. Pemerintah pun terus berupaya memberikan fasilitas dan memenuhi kebutuhan para WNI sehingga tetap merasa sehat dan nyaman selama diobservasi.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono menyebutkan ada permintaan terkait makanan ringan dari WNI yang sedang diobservasi. Anung yang sedang berada di pusat observasi di Natuna pun menuturkan tim observasi berupaya memenuhi permintaan tersebut. “Hampir semua kebutuhan dipenuhi seperti kata panglima (pemimpin observasi)tadi, makanan jajanan dalam bentuk snack dibutuhkan oleh mereka sebagai satu kesatuan,” kata Anung melalui saluran telepon saat konferensi perse Kementerian Kesehatan, di Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2020).

Untuk menambah kenyamanan 328 WNI yang sedang menjalankan observasi, sedang diupayakan pengadaan alat musik senagai sarana hiburan bagi para WNI. “Sedang mencoba memenuhi kebutuhan kebutuhan yang lain seperti alat musik untuk kegiatan mereka di area observasi,” ucap Anung. Sejak kemarin tim evakuasi telah mengupayakan pengadaan jaringan telekomunikasi agar para WNI bisa berkomunikasi dengan keluarga.

Memenuhi keinginan tersebut para WNI pun kini sudah bisa berkomunikasi dengan anggota keluarganya sebelum akhirnya bisa bertemu sekitar 13 hari lagi. “Insya Allah mulai hari ini sudah bisa berkomunikasi langsung dengan keluarganya dengan ketentuan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh panglima yang ada di sini,” kata Anung.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close