Seleb

Cut Malika Ayesha Anak Tompi Tulis Sendiri Lagu It’s Stars From Home Luncurkan Single

Buah tak jatuh jauh dari pohonnya, itu lah pribahasa yang tepat untuk keluarga penyanyi dan musisi Tompi (41). Sukses dibelantika musik Indonesia, tentu hal yang paling diakui oleh semua masyarakat Indonesia dengan melihat perjalanan Tompi selama ini. Talenta musik yang luar biasa dari Tompi rupanya jatuh kepada putrinya yang bernama Cut Malika Ayesha.

Cut Malika Ayesha atau akrab disapa Ayesha itu mengawali karier musiknya dengan merilis single perdana yang bertajuk 'I Wanna Dance' yang berduet dengan sang ayah, Tompi. Single 'I Wanna Dance' rupanya terbilang sukses. Sebab, single Ayesha yang berduet dengan Tompi didapuk menjadi salah satu official song untuk ajang Asiang Para Games tahun 2018 lalu. Kesuksesan itu rupanya menjadi pemicu Ayesha untuk terus membuat sebuah karya. Kali ini ia menyiapkan single yang bertajuk 'It Stars From Home'.

Suara emas Ayesha dengan sentuhan musik pop jaz dari Tompi dan Yudishtira Arianto, membuat single terbarunya asik untuk didengarkan. "Lagu ini aku tulis sendiri liriknya," kata Cut Malika Ayesha yang didampingi Tompi, saat jumpa pers single 'It Stars From Home' di Rumah Lestari M Bloc Space, di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (16/1/2020) petang. Ayesha menambahkan bahwa lirik memang sepenuhnya ia tulis sendiri.

Namun, dirinya juga didampingi oleh sang ayah yang bernama lengkap Teuku Adifitrian. "Ya ayah yang kasih inspirasi lagunya tentang apanya," ucap Cut Malika Ayesha. "Memang gua yang kasih tema untuk lagunya. Saya bilang temanya keluarga. Jadi dia (Ayesha) tulis lah lagu itu dengan bahasa Inggris," timpal Tompi.

Pelantun 'Menghujam Jantungku' itu menilai bahwa penggarapan lagu untuk Ayesha kali ini, memang sudah direncanakan tetapi tidak terburu buru dalam penggarapannya. Sebab, Tompi harus mengumpulkan modal sendiri untuk memproduksi single kedua putrinya yang bertajuk 'It Stars Frome Home'. "Tapi memamng jalan kebuka begitu saja. Lirik jadi kita rekaman. Rekaman pun tak bisa langsung. Semua butuh proses sampai akhirnya jadi lah lagu ini," jelasnya.

"Tapi memang tujuannya adalah untuk membuat sebuah sejarah dia (Ayesha) aja kedepannya bahwa dia sudah punya lagu," tambahnya. Selain meluncurkan lagu, Ayesha juga meluncurkan video klip single keduanya yang berisikan tentang kehidupan sehari harinya bersama keluarga. Tompi menggarap langsung proses video klip itu. Mengingat dirinya memang sudah lama terjun ke dunia foto dan video selama ini.

"Iya idenya daily aja memang. Malahan ada bebebrapa shoot yang enggak mereka tahu kalau lagi gue shoot," ungkapnya. Proses pengerjaan video klip ini diakui oleh personil grup vokal musik Trio Lestari tersebut selama satu bulan. Proses pengerjaan pun diambil ketika momentum tertentu saja. Menariknya, pria kelahiran Lhoksumawe, Aceh, 22 September 1978 itu menggarapnya hanya dengan menggunakan handphone saja.

"Lamanya itu karena memang ngumpulin momennya sih. Kayak pas dia (Ayesha) nangis dan itu beneran. Jadi ambilnya nunggu nangis aja. Pas nangis, wah bagus nih nangis," jelasnya. "Ya gua kerjain hanya dengan handphone saja. Dari didalam kolam renang, nangis, dan lain lain," sambungnya. Lebih lanjut, Tompi menegaskan kalau dirinya tidak mau memaksakan sang anak untuk mengikuti jejak kariernya menjadi penyanyi.

"Gua sebagai orangtua ya mensupport anak aja dan menjaganya agar tidak kelewat batasannya," ujar Tompi. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close