Seleb

Di Hadapan Atta Halilintar, Hotman Paris Bongkar Alasan Jadi YouTuber meski Dikenal Tajir Melintir

Pengacara Hotman Paris Hutapea membongkar alasannya menjadi seorang YouTuber di hadapan YouTuber sekaligus pengusaha, Atta Halilintar. Terlihat di sela kesibukan syuting di acara Hotman Paris Show di iNews, Atta Halilintar tampak melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Hotman Paris, satu di antaranya soal alasan merambah di dunia YouTube. Hal itu ditanyakan oleh Atta lantaran penasaran mengapa Hotman Paris yang dikenal sebagai pengacara tajir melintir turut menjadi seorang YouTuber.

Sebagaimana diketahui, YouTuber akhir akhir ini sudah dianggap sebagai profesi lantaran mendapatkan upah jika kontennya banyak dilihat orang. Selain itu, Hotman Paris sendiri memiliki kanal YouTube pribadi yang diberi nama Hotman Paris Official. "Bang Hotman udah punya banyak duit ngapain bikin YouTube lagi bang?," tanya Atta.

Pengacara yang kerap memamerkan mobil mewah itu mengatakan alasan menjadi seorang YouTuber lantaran ingin lebih kaya raya dan lebih terkenal. "Gue mau lebih banyak dan lebih terkenal," jawab Hotman Paris. "Jadi Bang Hotman ini sebenarnya yang diperlukan bukan uang lagi tapi terkenal?," tanya Atta lagi.

"Eksistensi," kata Hotman Paris Hotman Paris yang kerap mengklaim dirinya sebagai pengacara internasional itu kembali menjelaskan alasan ingin menjadi sosok yang lebih dikenal luas. "Itu sifat manusia, semakin terkenal semakin terkenal, karena uang itu ada batasnya tapi kalau nama baik itu tidak ada batasnya," jelas Hotman Paris.

Pernyataan itu tampak didengarkan seksama oleh Atta Halilintar yang duduk di samping Hotman Paris. "Jadi yang susah itu nama baik, nama baik lebih mahal dari uang?," ujar Atta. "Benar," kata Hotman Paris singkat.

Tampak Atta kembali ingin mendengar perbedaan eksistensi dan aset menurut Hotman Paris. Dijelaskan oleh Hotman Paris, bahwa eksistensi dan aset merupakan hal yang berbeda baginya lantaran memiliki kepuasan tersendiri saat menjadi sosok yang terkenal. "Berarti ekistensi itu nilainya lebih mahal dong daripada aset?," ucap Atta minta penjelasan kepada Hotman Paris.

"Eksistensi, prestasi jauh lebih mahal," ujar Hotman Paris. "Kepuasan itu beda," tukasnya. Di kesempatan yang sama,Atta Halilintar juga terlihat membongkar isi dompet milik Hotman Paris.

Betapa kagetnya Atta Halilintar saat dirinya menerima sebuah dompet lusuh dari tangan Hotman Paris. Namun meski dompet Hotman Paris terlihat tua dan lusuh, rupanya di dalam dompet tersebut terdapat uang berjumlah fantastis serta kartu kredit dengan limit bernilai besar. Tak hanya dompetnya yang lusuh, uang yang ada di dalam dompet pun terlihat sudah tak lagi rapi.

Meski begitu, lembaran uang tersebut berjumlah banyak, bahkan sampai menyembul keluar lantaran tak cukup berada di dalam dompet Hotman Paris. "Kita akan lihat isi dompetnya Hotman Paris," ujar Atta Halilintar sambil memegang dompet Hotman Paris. Hotman pun langsung nyeletuk soal barang terlarang.

"Mudah mudahan tidak ada barang terlarang," kata Hotman sambil tertawa. "Kita lihat duitnya sudah lecek lecek," sahut Atta. "Habis markir di mana, Bang?," tanya Atta Halilintar sembari memegang sejumlah uang seratus ribuan yang sudah lecek dari dompet Hotman Paris.

Hotman Paris kemudian tertawa lantaran Atta Halilintar melihat uang di dompetnya yang sudah tak rapi lagi. Saat membuka dompet millik Hotman Paris, Atta Haliintar kemudian menemukan lembaran uang dengan mata uang Singapura. "Wow, di sini ada duit dolar Singapura guys," kata Atta Halilintar.

Tak hanya bernilai receh, rupanya uang yang ditemukan Atta Halilintar itu bernilai fantastis jika dirupiahkan. "Ini dolar nya enggak sembarangan, langsung seribu dolar Singapura." "Tahu seribu itu nilainya berapa? Ini nilainya adalah Rp 10 juta rupiah," jelas Atta Halilintar.

"Rp 10 juta dalam satu lembar ya," tambah Lolita Agustine. Di dalam dompet Hotman Paris itu, Atta Halilintar awalnya menemukan lembaran uang seribu dolar Singapura berjumlah empat lembar. Atta Halilintar kemudian melanjutkan sesi gerebek dompet milik Hotman Paris tersebut.

"Ini ada kartu nama kartu nama." "Dan di sini ada payment YouTube, guys," terang Atta Halilintar. Kembali melanjutkan kegiatannya, Atta Halilintar justru kembali menemukan lembaran uang bernilai seribu dolar Singapura.

"Oh masih ada dolar Singapuranya." "Banyak banget loh, dan ini dibiarin lecek lecek gini kayak duit parkiran," sebut Atta Halilintar. "Ini satu sepuluh juta, berarti tadi totalnya ada enam ribu, ada enam puluh juta rupiah."

"Ini enggak tahu apa, kertas kertas apa lagi, tapi masih duit duit dolar. Tapi ini yang lima dolar lima dollar. Ada kartu nama banyak," lanjut Atta Halilintar. Hotman Paris mengaku jumlah uang di dalam dompetnya tak menentu. "Biasa nyimpen berapa, Bang?," tanya Atta Halilintar.

"Enggak tentu, semuatnya saja," jawab Hotman Paris. Atta Halilintar kemudian mengomentari dompet Hotman Paris yang sudah terlihat sangat lusuh. Bahkan di dalam dompet tersebut ada bagian yang sudah menjamur.

Namun rupanya Hotman Paris enggan mengganti dompetnya tersebut. "Justru dompet saya tuh harus butut biar bisa dilipat lipat," sebut Hotman Paris. Setelah itu Atta Halilintar mengambil sejumlah kartu yang berada di dalam dompet milik Hotman Paris tersebut.

Ada berbagai kartu kredit yang terdapat di dalam dompet milik pengacara kondang tersebut. "Limitnya berapa nih satu kartu kredit?," tanya Atta Halilintar penasaran. "Lima ratus juta," ungkap Hotman Paris.

"Jadi kira kira, di dompetnya ini bernilai sekitar, berarti dompetnya dia bawa ke mana mana Rp 200 juta," jelas Atta Halilintar. Atta Halilintar kemudian menjalankan rencananya sebelumnya untuk membagi bagikan lembaran uang yang ada di dalam dompet Hotman Paris. "Jadi dibagi bagiin enggak?," tanya Atta Halilintar.

"Bagilah," dukung Lolita Agustine. Atta Halilintar kemudian mengambil lembaran uang yang masih dibawa Lolita Agustine, kemudian membagi bagikannya kepada para kru dan penonton yang ada di studio. Melihat kelakuan Atta Halilintar itu, Hotman Paris terlihat diam saja dan menonton.

Hotman Paris terlihat nyengir karena bingung uangnya dibagi bagikan oleh Atta Halilintar. Ia bahkan terlihat menggaruk kepalanya melihat aksi Atta Halilintar tersebut.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close