Bisnis

Ekonomi Makin Tertekan Jadi Alasan Sri Mulyani Tempatkan Dana di Bank BUMN

Kementerian Keuangan menyatakan, skema pemulihan ekonomi dampak pandemi corona atau Covid 19 yang dilakukan pemerintah sangat sederhana. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar bisa segera menggunakan seluruh instrumen sumber daya dan kewenangan yang ada untuk benar benar mengejar pemulihan ekonomi nasional. "Seperti yang diketahui kuartal II ini yaitu antara April hingga Juni kita melihat tekanan perekonomian sangat luar biasa berat karena penerapan PSBB dan lainnya," ujarnya saat rapat bersama Komisi XI DPR, Senin (29/6/2020).

Karena itu, pemerintah perlu segera memulihkan ekonomi pada kuartal III dan IV meskipun tetap menjaga disiplin kesehatan. "Itu yang sekarang diupayakan pemerintah, di dalam rangka untuk mendorong pemulihan ini maka seluruh instrumen dan kebijakan serta kewenangan digunakan," kata Sri Mulyani. Sri Mulyani menyampaikan, satu diantara upaya penyelamatan ekonomi negara adalah melalui penempatan dana kepada bank umum.

Skema itu dinilainya cukup sederharan yakni selama ini uang negara ada di bank Indonesia dalam rangka pemerintah melakukan manajemen kas. Uang negara di Bank Indonesia yang rata rata nilanya bisa di atas Rp 300 triliun, bahkan kadang kadang bisa mencapai Rp 400 triliun. "Dengan suku bunga yang dalam hal ini diatur oleh kami dan Bank Indonesia, dimana kami mendapatkan 80 persen daei BI rate. Kalau uang yang sama ini kita letakan di perbankan dengan tingkat bunga sama maka bank memiliki kemampuan untuk menyalurkan kredit dengan suku bunga yang lebih rendah kepada dunia usaha, terutama dalam situasi kritis saat ini," pungkasnya.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close