Otomotif

Filosofi Takumi, Desain Mewah di Mobil Lexus

Sebagai brand premium dari Toyota, Lexus dikenal mengunggulkan kualitas produk, layanan, premium hingga pengalaman berkendara yang berkesan. Setiap produk mobil Lexus merupakan mahakarya dengan sentuhan ‘Folosofi Takumi’ yang diciptakan penuh ketelitian. Takumi merupakan filosofi artisan yang menerapkan human touch untuk setiap aspek desain dan pengembangan Lexus.

Takumi Craftsmen, pekerja profesional Lexus, memiliki perhatian sangat teliti pada detail. Mereka memiliki keyakinan dan semangat untuk mencapai titik keunggulan yang tak tertandingi. Setiap Takumi memiliki paling tidak 60,000 jam pengalaman di bidangnya yang difokuskan pada elemen tertentu dari proses pembuatan mobil.

Dari 7.700 pekerja di pabrik Lexus Miyata di Kyushu, sebanyak 19 diantaranya adalah Takumi. Takumi berpengalaman dalam teknologi mutakhir, dan memiliki peran utama dalam menciptakan produk Lexus. Dalam menciptakan setiap mobil Lexus, Takumi berprinsip pada ‘L Finesse’ filosofi pengembangan desain Lexus. Hasil mahakarya Takumi dapat dilihat di semua jajaran produk Lexus misalnya Grille Lexus LS yang terinspirasi dari pohon palem Indonesia membutuhkan enam bulan untuk dikalibrasi menggunakan komputer.

Lexus NX menggunakan exposed Lexus bolts di bagian konsol tengah yang terinspirasi Lexus LFA, dan dashboard Lexus UX memiliki tekstur bernama Washi yang dibuat secara unik untuk meniru butiran lembut kertas Jepang. Lexus tak hanya membuat mobil mobil premium terlihat amazing. Filosofi Takumi di Lexus juga merealisasikan produksi kapal pesiar mewah, Lexus LY 650. Bersama mitranya, Marquis Larson Boat Group, Lexus akan memproduksi yacht perdananya dengan mengusung Lexus Sport Yacht Concept. General Manager Lexus Indonesia, Adrian Tirtadjaja mengatakan Takumi Craftsmanship Lexus terus memperkuat tujuan Lexus sebagai industri mobil premium dan gaya hidup.

“Lexus Indonesia mengapresiasi budaya dan craftsmanship untuk menciptakan sebuah masterpiece seperti laiknya produk produk Lexus,” kata Adrian dalam siaran pers di pameran GIIAS 2019, ICE BSD, Tangerang, 18 28 Juli 2019.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close