Bisnis

Ini Kata Bridgestone Kasus Kakek Samirin Pungut Sisa Getah Karet sampai Dipenjara

Bridgestone Indonesia berharap kasus yang menimpa kakek Samirin tak terulang di kemudian hari. Kasus Bridgestone dengan Kakek Samirin bermula saat pria 69 tahun tersebut selesai menggembala sapi di Nagori Dolok Ulu, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sulawesi Barat. Saat itu kakek Samirin mengumpulkan sisa getah karet dan dimasukkan ke kantong kresek.

Bersamaan itulah lewat petugas perkebunan yang sedang berpatroli dan langsung membawa Samirin ke kantor Security Perkebunan PT Bridgestone SRE Dolok Maringir. Akibat perbuatannya, Samirin harus merasakan dinginnya tembok penjara selama 2 bulan 4 hari karena getah yang diambilnya seberat 1,9 kg atau setara Rp 17,480. "Sikap Bridgestone Indonesia adalah menghormati putusan pengadilan yang sudah diputuskan 15 Januari 2020 kemarin dan menghargai proses hukum yang sudah berjalan," jelas Arko.

Berdasarkan hasil putusan sidang pada Rabu (15/1/2020), Samirin divonis bersalah dengan masa hukuman 2 bulan 4 hari. Namun Ia langsung dinyatakan bebas hari itu juga karena telah menjalani masa penahanan selama 2 bulan 4 hari.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close