Nasional

Itu Tak Manusiawi & Tak Elok Wali Kota Jakarta Barat Buka Suara Terkait Video Honorer Masuk Got

Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi buka suara terkait viralnya kejadian pegawai honorer DKI yang masuk ke dalam got. Diketahui honorer yag masuk ke dalam got tersebut merupakan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang ingin diperpanjang kontraknya ataupun yang baru saja mendaftar. Rustam Effendi mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.

"Jadi begini dengan kasus itu telah turun inspektorat dan BKD untuk melakukan pemeriksaan," ujar Rustam Effendi dilansir dari kanal Youtube Kompas TV. Nantinya dari hasil pemeriksaan tersebut dapat diketahui motif sebenarnya dari kejadian tersebut. Dan juga dapat diketahui siapa yang sebenarnya bersalah.

"Hasil pemeriksaan inspektorat belum saya terima, kita lihat dulu nanti hasil pemeriksaannya apa, salahnya dimana dan siapa yang salah," sambungnya. Lebih lanjut Rustam Effendi mengatakan bahwa saat ini belum ada tindakan pencopotan terhadap Lurah Jelambar Jakarta Barat, Agung Tri Atmojo terkait kejadian itu. Untuk mengambil tindakan tegas, Rustam Effendi harus menunggu hasil pemeriksaan dari inspektorat terlebih dahulu.

"Kalau dicopot belum kita tunggu sajalah hasil pemeriksaannya seperti apa nanti ketahuan siapa yang salah, nanti ada sanksinya, kita lihat dulu hasil pemeriksaan dari inspektorat," tutur Rustam Effendi. Saat ini inspektorat telah memeriksa sejumlah pihak terkait kejadian pegawai honorer yang masuk ke dalam got. "Jadi yang diperiksa sekertaris kelurahan, kemudian lurahnya juga diperiksa, kepala seksi yang bertanggung jawab terhadap perpanjangan ataupun pendaftaran dari ppsu," paparnya.

Rustam Effendi lantas mengungkapkan alasan yang diberikan Lurah Jelambar tentang kejadian itu. Lurah Jelambar mengatakan bahwa kegiatan masuk selokan itu dilakukan seusai para pegawai melakukan tes. Menurut Lurah Jelambar hal itu merupakan bentuk hiporia dari para pegawai.

"Penjelasan dari pak lurah yang saya panggil juga informasinya bahwa sebenarnya itu sudah selesai dari tes, ada semacam hiporia masuk ke got mereka tertawa tertawa kan," ungkap Rustam. Meskipun begitu, Rustam menilai bahwa hal ini sangat tidak manusiawi. "Tapi apapun itu nanti kita lihat kalaupun itu bagian dari tes juga kurang manusiawi lah kalau masuk ke got seperti itu," ucapnya.

"Walaupun sebenarnya mereka tugasnya emang masuk ke got," imbuhnya. Di akhir penuturannya Rustam kembali menegaskan bahwa kejadian itu sangat tidak elok dan tidak pantas untuk dilakukan. "Kalau sekilas kita lihat mereka tertawa tertawa tapi meskipun begitu apakah elok masuk ke got seperti itu," pungkasnya.

Tonton video selengkapnya: Sebelumnya, viral sebuah video yang menunjukkan sejumlah honorer masuk ke dalam selokan kotor. Diberitakan akibat viralnya kejadian itu, Lurah Lurah Jelambar Jakarta Barat, Agung Tri Atmojo, terancam diberhentikan dari jabatannya.

Hal ini imbas video viral puluhan pegawai honorer K2 yang diduga disuruh berendam di got sebagai syarat perpanjangan kontrak Penyedia Jasa Lainnya Perseorangan (PJLP). Agung beserta pihak yang terlibat telah diperiksa oleh Tim Inspektorat gabungan dari Pemprov DKI Jakarta dan Kota Jakarta Barat. "Berkaitan dengan dugaan kelalaian dalam mekanisme tata cara perpanjangan Kontrak PJLP di lingkungan Unit Kerja yangg dikelolanya," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir saat dikonfirmasi, Minggu (15/12/2019).

Chaidir mengatakan, nantinya hasil keputusan tim inspektorat akan menentukan nasib Agung. Hal tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Hukum Disiplin PNS. "Apabila hasil BAP disimpulkan bahwa dugaan terhadap Indisipliner. Atasan langsung akan menjatuhkan hukuman disiplin mulai dari ringan sampai dengan berat dengan pembebasan jabatan lurahnya," kata Chaidir.

Diberitakan sebelumnya, media sosial viral dengan video yang merekam pegawai honorer K2 di lingkungan DKI Jakarta yang masuk ke dalam got. Salah satunya diposting di akun instagram @kabarjakarta1 . Video tersebut direkam di sebuah got di kawasan Jelambar, Jakarta Barat.

Diduga puluhan orang yang menyeburkan diri ke dalam got tersebut adalah mereka yang sedang proses perpanjangan kontrak Penyedia Jasa Lainnya Perseorangan (PJLP). Dalam video tersebut, puluhan orang yang ada di dalam got saling memijat bahu, bergantian baik pria maupun wanita. Sedangkan di atas got, terlihat beberapa orang berpakaian dinas PNS mengawasi mereka.

Mereka tampak tertawa tawa saat menjalani adegan tersebut kendati ketingggian air di atas satu meter dan berwarna hitam.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close