Kesehatan

Jangan Anggap Sepele Air Kencing Berbusa

Warna air kencing atau urine biasanyamenunjukkan kondisi tubuh kita. Apabila warnanya bening berarti normal. Namun, apabila warnanya kuning dan kecokelatan berarti adayang tak beres pada tubuh kita. Antas, bagaimana jika air kencing berbusa?

Hal ini sangat jarang terjadi, namun beberapa orang pasti pernah mengalami air kencing berbusa seperti ini. Banyak orang menganggap air kencing berbusa akibat proses pengeluaran urine yang cepat, karena kandung kemih terlalu penuh sehingga cairan urine menjadi berbusa. Meski teori ini tak disalahkan, tetapi tanpa disadari, urine yang berbusa bisa jadi pertanda seseorang menderita penyakit serius.

Hanya karena faktor obat obatan dan gejala penyakitlah yang membuat urine mengalami perubahan warna dan berbusa. Bila sesekali urine berbusa, mungkin merupakan faktor kandung kemih penuh, namun bila terjadi terus menerus, harus diperiksakan ke dokter. Beberapa penyebab urine berbusa di antaranya adanya berbagai masalah kesehatan dan juga masalah tubuh.

Urine berbusa bisa karena kandungan yang terkonsentrasi, ketika seseorang mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Dikutipdari National Institute of Health, urine yang berbusa juga bisa mengandung lemak, sebagai petunjuk orang tersebut terlalu banyak protein, seperti albumin. Protein dan urine akan bereaksi dan menciptakan busa saat buang air kecil.

Peningkatan jumlah protein dalam urine bisa berarti kita memiliki masalah ginjal serius. Ginjal merupakan filter tubuh, sehingga bila ada masalah pada ginjal, air kencing bisa jadi pertanda gangguannya. Ginjal yang rusak atau terganggu tidak bisa menyaring racun dengan sempurna, sehingga protein pada ginjal mengalir langsung ke urine atau disebut proteinuria.

Proteinuria merupakan tanda penyakit ginjal kronis atau tahap air yang sering disebut ginjal stadium akhir. Dikutipdari American Kidney Fund, protein atau lemak yang keluar bersama urine dalam bentuk busa bisa menjadi pertanda beberapa penyakit ini: Diabetes. Ginjal kronis. Tekanan darah tinggi. Kerusakan saraf.

Umumnya gejala yang timbul pada seseorang yang mengalami urine berbusa yaitu: Bengkak pada kaki, tangan, wajah, atau perut karena cairan ginjal yang rusak. Kelelahan. Kehilangan nafsu makan. Mual dan muntah. Sulit tidur. Menahan orgasme pada laki laki. Jika tanda dan gejala tersebut sudah dialami, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter atau spesialis.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close