Internasional

Kalangan Muda Makin Tertutup Pertambahan Orang Terinfeksi Covid-19 di Tokyo Melebihi 100 Orang

Untuk pertama kalinya, Sabtu (4/4/2020) kemarin jumlah pertambahan kasus terinfeksi virus Corona di Tokyo melebihi angka 100 orang menjadi 181 orang. Sebanyak 81 orang belum diketahui rute dari mana dia terinfeksi dan umumnya adalah kalangan muda Tokyo. Kesulitan memperoleh rute penularan karena kebanyakan yang terinfeksi dari tempat klub malam, bar, berhubungan dengan PSK dan terkait dunia malam lainnya, sehingga terkait privasi umumnya tidak ada yang mau bicara.

"Jumlah orang yang tidak dapat dilacak telah meningkat lebih dari sebelumnya," tambah sumber itu. Dengan demikian diperkirakan akan ada ledakan pertambahan terinfeksi corona lebih besar lagi di masa depan. Dari 891 orang yang terinfeksi hingga saat ini, 436 dari mereka belum terlacak sumber infeksi, terhitung hampir setengahnya.

"Sebenarnya bukan belum terlacak. Kita punya kontak nomor telepon mereka, tetapi umumnya semua tidak mau menjawab telepon bahkan tidak mau mengangkat teleponnya sehingga kita kesulitan komunikasi lebih lanjut," jelasnya. Hampir 70 persen dari 118 orang yang terinfeksi yang diidentifikasi pada tanggal 4 April memiliki rute penularan yang tidak diketahui. Orang yang bertanggung jawab menjelaskan, "Sulit untuk mendengar detail dari pasien. Kadang kadang sulit untuk berbicara dengan mereka."

Terutama sulit bagi kaum muda yang kurang mengembangkan gejala untuk menentukan rute penularan. Infeksi ini berkembang di kalangan generasi muda, dan sejak bulan ini, sekitar 40 persen dari mereka yang terinfeksi di usia 30 an atau lebih muda telah berjumlah dua kali lipat dari sekitar 20 persen pada dua minggu lalu. Dikatakan bahwa kasus kasus infeksi menyebar di pusat kota pada malam hari sangat menonjol, dan ada kasus kasus di mana penyelidikan lanjutan ditolak.

Beberapa pusat kesehatan masyarakat mengatakan, "Kaum muda tidak menjawab telepon untuk wawancara." "Tidak sedikit mereka kebingungan tetapi tetap berusaha mencari rute penularan karena hal itu teramat penting," ujarnya. Sambil memperkuat survei tindak lanjut, Pemerintah Metropolitan telah mendesak warga Tokyo untuk menahan diri dari ke luar rumah terutama pada malam hari.

Sementara itu Pemda Tokyo berusaha segera mengambil langkah langkah untuk mengatasi kekurangan tempat tidur. Dalam praktik medis, ada rasa krisis yang berkembang bahwa jika orang yang sakit ringan tidak dipindahkan ke lokasi lain lebih awal, itu dapat mengganggu perawatan orang yang sakit parah. "Jika pemindahan orang sakit ringan dimulai, beban institusi medis akan sangat berkurang," ujarnya.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: [email protected]

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close