Seleb

Lina Junior Bikin Saya Semangat Tak Ingin Putranya Diasuh Rizky Febian & Sule Teddy

Komedian 43 tahun, Sule, mengaku memiliki niatan untuk membesarkan anak Lina dan Teddy, yang bernama Bintang. "Saya malah mau bawa. Cuma dari pihak suaminya (Teddy) enggak mungkin memberi,. Tapi, yang penting saya ada niat," ujar Sule dilansirtayangan Status Selebriti, 8 Januari 2020. Senada dengan Sule, Rizky Febian bahkan seolah sudah berjanji setelah almarhumah ibunya melahirkan kalau dia juga ikut merawat dan membesarkan adiknya itu.

"Ketika Mamah kemarin lahiran pun sudah menjadi perjanjian dan tangung jawab, gimana caranya aku menjaga dan itu menjadi bagian dari adik adik Iky (Rizky) juga," kata Rizky Febian. Ditemui di tempat terpisah, Teddy mengaku keberatan apabila anak semata wayangnya bersama Lina diasuh oleh Rizky Febian dan Sule. Walau begitu, Teddy akan mengizinkan apabila Rizky Febian dan Putri Delina ingin melihat kondisi Bintang.

Bintang menjadi piatu di usia masih bayi. "Karena itu satu rahim," imbuhnya. Teddy menegaskan dirinya akan merawat Bintang hingga dewasa.

Pasalnya Bintang yang membuat Teddy merasa bersemangat menjalani hidup pascakematian Lina. Teddy menganggap Bintang adalah Lina versi junior atau kecil. "Ya betul, saya pasti rawat karena yang bikin semangat si dedek," ucap Teddy.

"Sempet kepikiran aduh ditinggalin, tahunya punya Lina Junior," "Bikin saya semangat itu aja sih," imbuhnya dengan mata berkaca kaca. Suami mendiang Lina, Teddy selesai diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polrestasbes Bandung, Jumat (10/1/2020).

Teddy diperiksa sekira 4 jam lebih atau sejak datang sekitar pukul 13.00 WIB. Pemeriksaan tersebut terkait kematian Lina yang dilaporkan anak lelaki Sule, Rizky Febian. Tedy yang biasa mengenakan peci hitam itu mengatakan, pemeriksaan tidak akan hari ini saja.

"Pertanyaannya seputar perihal dari obat yang dikonsumsi, belum kesehariannya gimana terus dari pola makannya gimana. Itu baru beberapa pertanyaan yang masih simpel. Belum yang lainnya lagi," ujar Teddy. Teddy mengaku pemeriksaan tersebut terasa cukup melelahkan baginya. "Buat saya melelahkan tapi mau gimana lagi," ucap Teddy.

Tiba tiba Teddy mengaku pemeriksaan yang jatuh pada hari Jumat membuatnya merasa sedih. Teddy kemudian terkenang momen setiap hari Jumat bersama Lina. Sambil menahan tangis, Teddy menceritakan biasanya saat hendak salat Jumat, Lina selalu menyiapkan segala kebutuhannya, mulai dari baju koko, sarung, hingga uang infaq.

"Biasa saya Jumatan disedian baju koko, sarungnya, uang infak buat ke masjidnya," ucap Teddy. "Kehilangan itu aja sih saya," imbuhnya dengan mata berkaca kaca. Tak cuma itu menurut Teddy, selesai salat Jumat biasanya Lina menyabutnya dengan memberikan segelas air putih.

"Biasa hari Jumat Bunda Lina ini pulang Jumatan dikasih air putih," kata Teddy berusaha menahan tangis. "Ada momen yang…." imbuh Teddy tak sanggup meneruskan kata katanya. Teddy mengaku saat salat Jumat tadi dia merasa sesak dan ingin sekali menjerit.

"Tadi pas Jumatan ingin kayak nangis, sesek napas, ingin jerit lah," jelas Teddy. Walau begitu Teddy mengatakan saat ini hanya bisa mendoakan Lina. "Cuma yaudah lah kita berdoa saja, semuanya biar Bunda Lina diterima iman islannya, dilapangkan kuburnya, bair husnul khotimah," tutur Teddy.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close