Sport

LIVE TVRI & Minions Ginting Laga Penentuan Nasib Jojo Jadwal BWF World Tour Finals 2019 Hari Ini

Simak jadwal siaran langsung wakil Indonesia di ajang BWF World Tour Finals 2019 hari ini dapat diakses dalam berita ini. Pertandinganhari ketigaajang BWF World Tour Finals 2019 akan dihelat pada hari ini,Jumat (13/12/2019) mulai pukul 10.00 WIB. Laga hari ini bisa dikatakan juga sebagai babak penentuan nasib lolos atau tidaknya para peserta BWF World Tour Finals untuk bisa melangkah ke babak selanjutnya.

Nama nama seperti Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, Hafiz/Gloria, Anthony Ginting, hingga Jonatan Christie masih memiliki peluang untuk lolos ke partai semifinal. Sedangkan, kans Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Praveen Jordan/Melati Daeva dipastikansudah tertutup lantaran hasil mengecewakan di dua pertandingan pembuka sebelumnya. Hanya pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang sudah memastikan satu tempat di babak semifinal pada nomor ganda putra ajang BWF World Tour Finals 2019.

Perhelatan turnamen ini juga bisa dinikmati melalui tayangan televisi secara langsung lewat saluran Televisi Nasional Republik Indonesia (TVRI). Ajang bulutangkis bergengsi bertajuk BWF World Tour Finals 2019 akan dihelat mulai tanggal 11 15 Desember 2019. TurnamenBWF World Tour Finals 2019 memperebutkan total hadiah 1.500.000 dollar Amerika.

Di court pertama, akan ada empat wakil Indonesia dalam laga pamungkas fase grup ajang BWF World Tour Finals 2019 hari ini. Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan berhadapan dengan wakil Taiwan, Lee Yang/Wang Chi Lin. Terlepas apapun hasil yang akan diraih oleh Ahsan/Hendra dalam laga ini itu tidak terlalu berarti mengingat pasangan berjuluk The Daddies itu sudah lolos ke babak semifinal.

Kepastian tersebut Ahsan/Hendra raih setelah mengalahkan wakil Taiwan lainnya, Lu Ching Yao/Yang Po Han di pertandingan kedua kemarin. Pasangan Ahsan/Hendra mampu menumbangkan Lu Ching Yao/Yang Po Han lewat permainan rubber game dengan skor akhir 21 10, 15 21, dan 21 19. Pertandingan melawan Lee Yang/Wang Chi Lin akan menentukan posisi akhir Ahsan/Hendra, jika mampu menang keduanya akan menjadi Grup B.

Dilansir dari Badmintonindonesia.org , Ahsan mengatakan ia bersama Hendra akan mengevaluasi permainan sekaligus mengatur strategi untuk laga pamungkas. “Pasti masih ada beberapa kekuarangan di pertandingan hari ini dan kemarin. Tapi kami nggak mau terlalu fokus ke sana," ujar Ahsan. "Yang kami fokuskan sekarang ini bagaimana mengatur strategi untuk pertandingan besok. Yang penting main maksimal,” jelasnya.

Laga selanjutnya mempertemukan antara Praveen Jordan/Melati Daeva yang bermain di sektor ganda campuran, keduanya akan berjibaku melawan wakil tuan rumah, Zheng Siwei/Huang Yaqiong. Selama perhelatan ajang BWF World Tour Finals 2019, pasangan Praveen/Melati gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal yang mereka jalani. Setelah takluk dari Hafiz/Gloria di laga pembuka, lalu Praveen/Melati harus kembali menelan kekalahan dari wakil Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino di pertandingan kedua.

Menghadapi pasangan ganda campuran Jepang tersebut, Praveen/Melati dipaksa takluk dengan skor 15 21, 21 18, dan 15 21. Belum mendapatkan kemenangan di fase penyisihan grup, ganda campuran peringkat lima dunia ini mengaku sangat kecewa kendati sudah berusaha memberikan permainan terbaiknya. “Pastinya nggak puas banget sama hasilnya, baru pertama kali ikut world tour final tapi hasilnya harus seperti ini," Ungkap Melati Daeva Oktavianti.

"Tapi kami tentunya sudah berusaha maksimal, coba keluarkan semua yang terbaik di turnamen dan pertandingan ini, tapi hasilnya harus seperti ini, jadi ya kecewa juga,” jelasnya. Hal senada juga diungkapkan oleh Praveen yang sudah mencoba memberikan penampilan terbaik dalam laga tersebut. “Hari ini kami sudah coba mengeluarkan permainan terbaik dan sudah maksimal juga. Tapi memang di awal game ketiga tadi, kami kalah start," ujar Praveen.

"Begitu sudah ketinggalan jauh baru mulai mengejar. Sebetulnya nggak ada kendala lain," ungkapnya seusai pertandingan. "Kami berdua sudah coba kasih yang terbaik, sudah maksimal, tapi memang hasilnya harus seperti ini,” tutur Praveen Jordan. Peluang pasangan Praveen/Melati untuk melangkah ke semifinal dipastikan sudah tertutup apapun hasil yang keduanya raih di laga pamungkas hari ini.

Tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting akan saling sikut dengan wakil Denmark, Viktor Axelsen untuk meraih kemenangan. Peluang Ginting untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka, bahkan jika ia mampu mengalahkan Axelsen maka dapat dipastikan tiket semifinal bisa ia raih. Di babak penyisihan Grup B, Ginting sudah melakoni dua pertandingan dengan raihan satu kemenangan atas Chen Long (Tiongkok) dan sekali kalah dari Chou Tien Chen (Taiwan).

Dipertandingan kedua, Ginting mampu mengalahkan Chen Long lewat dua set langsung dengan skor 21 12 dan 21 11. Bukan cuma itu, hasil manis ini juga sekaligus memperpanjang catatan kemenangan Anthony atas Chen Long menjadi 7 4. Ginting pun sangat bersyukur dengan hasil melawan Chen Long karena membuat kansnya lolos ke semifinal masih terbuka.

Walaupun demikian, ia akan fokus mengatur kembali strategi untuk meraih kemenangan kembali saat melawan Axelsen. “Kalau bicara peluang, saya rasa semuanya punya peluang yang sama. Tapi saya nggak mau terlalu memikirkan itu," beber Ginting seusai laga melawan Chen Long. "Yang saya pikirkan sekarang itu bagaimana strategi yang tepat untuk pertandingan berikutnya. Saya mau coba untuk nggak terlalu memikirkan hasil dulu," tambahnya.

"Saya mau coba enjoy nikmati pertandingan dan memaksimalkan apa yang sudah saya punya selama latihan,” tutup Ginting. Wakil Indonesia terakhir yang akan bermain di Court pertama yakni Jonatan Christie yang akan melakoni partai hidup mati di laga pamungkas sektor tunggal putra. Jonatan Christie dijadwalkan akan melakoni partai krusial melawan wakil Jepang, Kento Momota.

Kekalahan dari Wang Tzu Wei di pertandingan kedua membuat pria yang akrab disapa Jojo tersebut harus bekerja keras untuk meraih kemenangan melawan Kento Momota. Seperti yang telah diketahui, Jonatan Christie harus tumbang dari Wang Tzu Wei dengan skor 21 12 dan 21 17 di laga kedua. Tampil underperform, Jonatan mengaku sangat kecewa dengan permainannya di hari kedua.

Menurutnya, banyak kesalahan kesalahan kecil yang seharusnya tidak ia lakukan. “Saya kecewa sekali dengan permainan hari ini. Karena hasil ini benar benar diluar ekspektasi saya," tutur Jojo. "Saya nggak bisa maksimal dan permainan saya betul betul nggak keluar sama sekali,” jelasnya.

Bila ingin lolos ke semifinal, Jonatan harus mengalahkan unggulan pertama asal Jepang, Kento Momota di laga pamungkas fase penyisihan Grup A. “Besok lawan Momota pastinya nggak akan mudah, tapi saya mau berusaha semaksimal mungkin. Karena kalau sudah dilapangan, apapun bisa terjadi," ungkap Jojo. "Apapun masih bisa diusahakan dan diperjuangkan. Dan semoga saya bisa main lebih baik lagi daripada hari ini,” pungkasnya.

Sementara itu, wakil Indonesia pertama yang akan bermain di Court kedua yakni Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja di sektor ganda campuran. Peluang Hafiz/Gloria untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka jika meraih kemenangan di laga pamungkas. Pasangan Yuta Watanabe/Arisa Higashino akan menjadi lawan berat bagi Hafiz/Faizal pada hari ini.

“Untuk besok (red;jumat), sebisa mungkin kami mau tampil habis habisan. Pokoknya gimanapun caranya, kami harus dapat kemenangan," ujar Hafiz seusai pertandingan. "Poin demi poinnya akan sangat berharga di pertandingan besok. Semoga saja hasilnya bagus,” kata Hafiz. Setelah meraih kemenangan atas Praveen/Melati dilaga pembuka, Hafiz/Gloria harus kalah tipis dari Zheng Siwei/Huang Yaqiong di laga kedua.

Hafiz/Gloria akhirnya harus mengakui keunggulan Zheng/Huang dengan kekalahan 15 21, 22 20 dan 17 21. Mampu mengamankan kemenangan di game kedua, Hafiz/Gloria justeru kerepotan saat mengawali pertarungan di game ketiga. Setelah jeda interval di game penentu, ganda campuran Indonesia ini mulai menemukan kembali momentumnya.

Sayangnya, kesempatan itu tidak berlangsung lama hingga mereka harus dipaksa menyerah dengan skor 17 21. “Kalau dari saya pribadi, seharusnya tadi kami bisa ambil kemenangan dengan permainan yang seperti ini," ungkap Gloria Emanuelle Widjaja. "Tapi memang betul yang dibilang Hafiz, kami kehilangan poin penting di awal game ketiga. Harusnya kami bisa lebih konsisten lagi menjaga momentum,” jelasnya.

Pertandingan selanjutnya akan dimainkan oleh pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di sektor ganda putri. Hasil kurang memuaskan kembali dialami ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat melakoni laga kedua babak penyisihan Grup A BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou. Greysia/Apriyani kalah dari pasangan Tiongkok, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 21 17, 10 21 dan 16 21 dalam durasi 73 menit.

Ini menjadi kekalahan kedua Greysia/Apriyani di fase Grup A. Sebelumnya, ganda putri peringkat delapan dunia ini juga harus menyerah 21 19, 5 21 dan 9 21 saat bentrok dengan pasangan Jepang, Yuki Fikushima/Sayaka Hirota. Dengan hasil ini, maka peluang Greysia/Apriyani untuk melangkah ke semifinal sudah tertutup.

Greysia/Apriyani masih akan melakoni laga pamungkas di fase Grup B. Selanjutnya, peraih medali emas SEA Games 2019 Filipina ini akan berhadapan dengan Du Yue/Li Yin Hui. Pemenang duel ini tidak akan mengubah status kepemilikan tiket ke semifinal BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou.

Dimana tiket semifinal sudah dipegang pasangan Yuki Fikushima/Sayaka Hirota (Jepang) dan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (Tiongkok). Wakil Indonesia terakhir yang akan berlaga hari ini dijalani oleh pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya di sektor ganda putra. Laga ini juga menjadi partai menentukan bagi The Minions untuk melangkah ke babak semifinal.

Ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di pertandingan kedua kemarin. The Minions dipaksa mengakui keunggulan lawan lewat permainan rubber game dengan skor akhir 11 21, 21 14 dan 11 21. Dengan hasil kekalahan tersebut, maka pasangan Endo/Watanabe sudah dipastikan lolos ke babak semifinal BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou.

Sementara Marcus/Kevin yang baru mengoleksi satu kemenangan, masih harus berjuang di laga terakhir fase Grup A bila ingin lolos ke empat besar. Selanjutnya, The Minions akan berhadapan dengan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang). “Untuk besok kami akan berusaha melakukan yang terbaik saja,” ujar Kevin.

“Yang pasti kami akan lakukan yang terbaik untuk besok. Karena peluang selalu ada untuk siapapun,” lanjut Marcus menambahkan. MD: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan) Pukul 10.45 WIB* XD: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) Pukul 11.30 WIB*

XD: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) Pukul 11.30 WIB* WD: Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Du Yue/Li Yinhui (China) 11.30 WIB* MS: Anthony Sinisuka Ginting vs Viktor Axelsen (Denmark) Pukul 12.15 WIB*

MS: Jonatan Christie vs Kento Momota (Jepang) Pukul 19.15 WIB* MD: Marcus Gideon/Kevin Sanjaya vs Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang) Pukul 20.00 WIB* Keterangan: *) Jadwal dapat berubah sewaktu sewaktu

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close