Otomotif

New Carry Ambulans Dikerahkan Evakuasi Korban Banjir di Bekasi Timur

– Derasnya hujan yang mengguyur selama dua hari berturut turut di awal pekan mendatangkan banjir di beberapa titik di Jabodetabek. Salah satu wilayah terdampak adalah Kota Bekasi. Di kawasan Jl Kartini, ketinggian air mencapai 2 meter. Dilatari keinginan membantu sesama, Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) menurunkan 1 tim dengan 12 personel mengevakuasi para korban banjir di kawasan tersebut.

Upaya evakuasi ini melibatkan 1 unit New Carry ambulance dan 1 unit perahu karet yang dilengkapi mesin tempel Suzuki Marine DT15AL bertenaga 15 horse power. “SCRC menjalankan fungsi sebagai tim reaksi cepat. Melihat kondisi cuaca dan dampak lingkungan banjir di berbagai titik, kami segera melakukan evakuasi korban di titik yang cukup membutuhkan,” ungkap Rachmat Pangestu, Ketua Umum SCRC. Dia menjelaskan, saat menerima informasi mengenai adanya kebutuhan evakuasi warga dan pasien RS Bhakti Kartini di Bekasi Timur karena terdampak banjir setinggi 2 meter, tim SCRC meluncur ke lokasi.

Kegiatan evakuasi berlangsung selama hampir 9 jam mulai pukul 07.00 hingga pukul 15.30. Kemudian, tim SCRC menuju lokasi lain untuk merespons panggilan korban tenggelam akibat banjir. Dia menjelaskan, aksi lapangan tim tim SCRC murni panggilan hati. Di setiap aksi siaga bencana, SCRC didukung oleh 14 klub Suzuki. Pihaknya menyatakan terima kasih ataas dukungan Suzuki Indomobil Sales di kegiatan ini.

"Kami berharap dengan adanya tim SCRC yang terjun langsung ke lokasi kali ini dapat membantu para korban yang sangat membutuhkan evakuasi,” kata Rachmat. Pihak PT SIS juga menyampaikan terima kasih kepada Suzuki Club Reaksi Cepat yang telah membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir. "Suzuki telah beroperasi di Indonesia selama 50 tahun dan akan terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat serta turut berkontribusi memberikan bantuan kemanusiaan saat terjadi musibah.” ungkap Seiji Itayama, President Director PT SIS.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close