Seleb

Pelayat Berdatangan, Ini Kabar Terbaru dari Rumah Duka Agung Hercules

Rumah duka Agung Hercules mulai ramai didatangi pelayat dan sanak keluarga di Komplek Parakan Mas IV No 7, Kota Bandung, Jumat (2/8/2019). Jenazah Agung Hercules tiba di rumah tersebut sekira pukul 22.10 WIB, Kamis (1/8/2019). Agung tutup usia di umur 48 tahun di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta karena penyakit kanker yang dideritanya.

Selain pelayat yang tampak mulai berdatangan, sejumlah karangan bunga tanda duka cita juga sudah dipajang di sekitar rumah duka. Karangan bunga tanda duka cita juga terlihat dari komedian senior Indro Warkop. Menurut perwakilan keluarga, Akil Kingkin, mengatakan rencananya jenazah Agung Hercules akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cikutra, Kota Bandung.

"Kemungkinan besar di pemakaman Cikutra. Ini masih menunggu keluarga besar dari Malang. Rencananya dimakamkan sebelum Salat Jumat," kata Akil Kingkin, Jumat (2/8/2019). Tiba di rumah duka, jenazah Agung Hercules langsung dimandikan. Usai dimandikan, jenazah Agung Hercules langsung disalatkan di dalam rumahnya dan kemudian dibawa ke Masjid At Taqwa, yang hanya berjarak sekira 50 meter dari rumahnya.

Kesedihan tentu saja dirasakan oleh keluarga dan sahabat Agung Hercules. Begitu pula dengan dua putri Agung Hercules Feby Gaswara dan Mia Aulia Gaswara. Feby dan Mia, dua putri Agung Hercules sempat mengeluarkan curahan hati atau curhat soal ayahnya.

Keduanya curhat dalam video di kanal Youtube Agung Hercules TV dan diunggah saat artis pemilik 'goyang barbel' masih sakit, Selasa (30/7/2019). Kini, Agung Hercules sudah tiada, dunia hiburan tanah air tentu saja berduka. Pelantun lagu 'Astuti' itu mengembuskan nafas terakhirnya di RS Dharmais, Kamis (1/8/2019).

Putri tertua Agung Hercules, Mia Aulia Gaswara mengatakan, ia merasa benar benar kehilangan sosok ayahnya saat ayahnya tersebut sakit. Hal berbeda dirasakan Mia saat ayahnya sehat dan ketika ayahnya sakit di rumah. Biasanya, Agung Hercules selalu menyambut putrinya dengan candaan 'garing'.

Kini, hal tersebut tak dapat lagi didapatnya di rumah. "Sekarang buka pintu (rumah), ya (ayah) sakit. Sakitnya tuh bukan sakit demam," ujar Mia yang tampak mengenakan pakaian bercorak garis garis. Perasaan Mia kala itu sudah lebih dari sekadar sedih.

Pasalnya, ia benar benar tak tahu apakah Agung Hercules akan sembuh dari penyakitnya atau tidak. "Enggak tahu ayah tu bakal balik lagi kaya dulu enggak sih," ujarnya. Namun, ia mengungkapkan, sosok ayahnya justru merupakan panutan buat keluarganya.

Di saat mengalami sakit keras, Agung Hercules selalu optimis. Mia mengatakan, ayahnya selalu optimis akan sembuh dan sebentar lagi kembali bekerja. "Optimisnya itu buat keluarganya, buat dia juga," katanya.

Agung Hercules, kata Mia, dapat dijadikan panutan bagi semua orang. Mau apapun rintangannya, Agung Hercules menurut perempuan berkacamata itu selalu bangkit lagi. Mia saat itu berharap, apapun yang terjadi, ia ingin Agung Hercules tetap jadi panutan untuk orang lain.

"Harapan aku, ayah harus jadi ayah yang sekuat itu. Mau apapun yang terjadi ayah harus optimis percaya kalau semua orang percaya pada ayah," ujarnya. Putri Agung Hercules lainnya, Feby Gaswara mengamini apa yang dikatakan kakaknya. Ia juga sama sama merasakan kehilangan.

Perasaan Feby sudah tak dapat digambarkan lagi. "Saking sedihnya sampai bingung, ayah kenapa," ujarnya. Namun, ia tetap mencoba mengambil hikmah dari apa yang terjadi pada Agung Hercules.

Ia mengatakan, mungkin Allah sedang memberi keluarganya ujian. Bukan tidak mungkin, menurutnya, apa yang terjadi berikutnya adalah yang terbaik untuk Agung Hercules dan keluarganya. "Aku berharap optimisme ayah selalu ada. Kekuatannya ayah itu ada dan bikin semua sekitarnya juga kuat," kata Feby yang tampak mengenakan pakaian berwarna gelap.

Ternyata kronologi meninggalnya Agung Hercules memilukan. Akibat sakit kanker otak, Agung Hercules pun mengalami koma selama tiga hari. Saat koma, pelantun lagu Astuti ini dirawat di RS Dharmais, Jakarta Barat.

Namun pada hari keempat, kondisi Agung Hercules malah semakin parah. "Sempat masuk rumah sakit empat hari, itu juga sudah koma," katanya. Namun, kondisi memburuknya ini bak pertanda.

Sorenya, Agung Hercules meninggal dua pada pukul 15.56 WIB. "Siang ngedrop parah," ujar sang manajer. Kemudian, Kamis (1/7/2019) siang, kondisi Agung Hercules semakin drop.

"Alhamdulillah meninggalnya tenang," kata Peter. Jenazahnya disemayamkan di Kompleks Parakan Mas.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close