Bisnis

Penyaluran Dana Bergulir Sasar Komoditas Dirut LPDB

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM) Supomo mengejar target 100 persen penyaluran bergulir ke sektor produktif berbasis komoditas. “Tahun 2020 ini target kita 12 ribu koperasi sekarang baru 20,46 persen kita kejar sampai akhir tahun. Pak Menteri berharap percepatan itu bisa dilakukan," kata Supomo dalam diskusi di Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (13/3/2020). Mantan Dirut PT Bahana Artha Ventura ingin lembaganya menjadi alternatif pembiayaan yang ramah dan mengayomi.

Menurutnya, tidak mudah untuk bisa mendampingi seluruh UMKM berwadah koperasi maupun non koperasi. Supomo mengatakan LPDB akan jalan berdampingan dengan Smesco Indonesia melakukan pemetaan. “LPDB tidak memiliki cabang sehingga sulit untuk menjangkau. Bersama Pak Leo (Dirut Smesco) kita akan menentukan mana UMKM komoditas yang prioritas,” sambungnya.

Sejauh ini, total penerima dana bergulir tahun 2008 2020 sebanyak 139.707 UMKM. Tahun ini, 1.924 UMKM non anggota koperasi menerima dana bergulir dan 532 UMKM anggota koperasi sudah menerima pembiayaan. Sebelumnya, MenkopUKM Teten Masduki menginstruksikan penyaluran dana bergulir 100 persen ke koperasi produktif sebagai upaya mendukung program Kementerian Koperasi dan UKM.

Target pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp 1,85 Triliun yakni 70 persen untuk koperasi sektor riil (produktif) dan 30 persen ke koperasi simpan pinjam (KSP). “Walaupun tahun sebelumnya 85 persen ke KSP, saya pikir tantangan ke sektor produktif ini bisa kami jalankan asal value proposition mudah dan cepat,” urainya.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close