Internasional

Polisi yang Memergoki Lihat Kenyataan Pilu Anak Bayinya Penjual Es Curi Susu Formula di Minimarket

Polisi di Pekalongan ini menjadi viral karena memergoki aksi pencurian susu formula di minimarket. Pencuri mengaku khilaf. Sebuah video tentang seorang penjual es gepeng nekad mencuri susu formula di sebuah minimarket viral di jagad maya. Potongan video tersebut berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah.

Tepatnya di sebuah minimarket yang beralamat di Jalan Hos Cokroaminoto Kuripan Lor, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan pada Selasa (29/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Kejadian yang sudah cukup lama itu di unggah beberapa akun media sosial dan kemudian menjadi viral. Dalam video berdurasilima menitini, memperlihatkan seorang laki laki berkaus olahraga yang sedang menginterograsi pelaku pencurian.

Pria berkaus olahraga itu ternyata seorang polisi di wilayah tersebut. Dikutip dari polisi itu bernama Bripka Windo Nur Suhud, seorang anggota Polsek Pekalongan Selatan. Awal mula kejadian pencurian itu adalah ketika seorang penjual es gepeng tengah kebingungan membelikan susu untuk anaknya yang berusia 6 bulan di rumah.

Uang yang ia bawa tidak cukup, lalu pria berkaus hitam tersebut khilaf dan mencoba mencuri sebuah susu formula seharga Rp 37.000 di minimarket. Ia memasukkan kardus susu itu ke dalam tas miliknya. Naas aksi tersebut digagalkan oleh istri Bripka Windo yang bernama Ariesma Setyarum.

Ia melaporkan dan memberi informasi kepada seorang pegawai minimarket. Video yang telah viral tersebut memperlihatkan ketika Bripka Windo berusaha menggali informasi dari pencuri. "Sekarang, kalo misalkan di rumahmu tidak ada bayi, kamu tak apakan?, " tanya Bripka Windo pada pencuri susu.

"Saya dipotong lehernya pak," ujar pria berkaus hitam dengan lantang. Seolah memberi penegasan bila benar benar karena kepepet, penjual es gepeng ini kembali menegaskan. "serius, saya dipotong lehernya jika di rumah tidak ada bayi," ujar pria dengan celana pendek itu.

"Saya khilaf pak, serius, tadi mbaknya bilang ke saya 'kok buat makan anak, dikasih barang curian', Setelah itu saya berpikir pak, saya salah pak," ujar seorang penjual es gepeng memberikan keterangan pada Bripka Windo Nur Suhud. Pria penjual es gepeng ini menuturkan jika ia sangat menyesal atas tindakan pencurian yang dilakukan olehnya.

Tak percaya begitu saja, Bripka Windo mencoba untuk menggali informasi lebih lanjut. "Sampai di rumah, tidak ada anak kecil, awas kamu," ujar Bripka Windo memberi penegasan. Awalnya pria yang berprofesi sebagai polisi ini tidak percaya jika pencuri susu ini benar benar ingin membelikan susu untuk anaknya.

Bripka Windo juga menyuruh pria berkaus hitam itu untuk memasukkan uang yang letakkan di lantai. Uang tersebut akan digunakan untuk membeli susu formula, namun ternyata harga susu yang ada di minimarket lebih mahal. Pria berkaus hitam mengaku khilaf hingga melakukan tindakan pencurian.

"yang kamu curi tadi susu apa, sebelah mana?," ujar polisi tersebut. Saat itu Bripka Windo berusaha untuk tetap tenang dan mengajak pelaku untuk memasuki area minimarket. Ia kemudian membawa pelaku untuk menuju ke lokasi susu formula.

Sesampainya di lorong susu formula, Bripka Windo menegaskan bila tindak pencurian yang dilakukan oleh pelaku merupakan rekayasa saja, ia tak akan memberi ampun. "kalo misalkan tidak ada anak kecil (di rumah), tak bawa ke kantor polisi," tegas pria berkaus olahraga tersebut. Nampak pria berperawakan tegap ini menyuruh kawannya untuk membelikan susu yang dicuri penjual es gepeng itu.

Sesampainya di rumah pelaku, Bripka Windo melihat ada seorang anak balita yang tergolek di atas kasur tipis milik pelaku. "Jangan pergi pergi dulu kamu, Ini susu buat anak kamu," ujar pria berkaus olahraga sambil mengeluarkan sebuah kantung keresek berisi susu formula.

Dengan tulus hati, pria yang berprofesi sebagai polisi tersebut memberikan susu yang tadinya akan dicuri pelaku untuk diberikan kepada sang anak. Setelah memberikan susu tersebut, Bripka Windo mengajak penjual es gepeng untuk kembali ke minimarket. Polisi tersebut meminta agar pencuri meminta maaf kepada para pegawai minimarket atas apa yang telah dilakukan.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close