Seleb

Program Hotman Paris Show Dipanggil KPI, Produser Ungkap Nasib Akhir Acara, Beri Pesan Elza Syarief

Tayangan "Hotman Paris Show" belakangan ramai diperbincangkan publik. Produser "Hotman Paris Show", Sigit akhirnya buka suara terkait insiden Nikita Mirzani dan Elza Syarief. Di balik viralnya video hingga isu terkait Elza Syarief dan Nikita Mirzani itu, rupanya ada buntut panjang yang juga ikut dialami oleh tayangan tersebut.

Pasca kejadian yang menyulut ketegangan studio maupun masyarakat itu tayang, berbagai laporan ke kepolisian diajukan. Satu di antaranya dari Elza Syarief selaku pengacara yang kala itu dimarah marahi oleh Nikita Mirzani. Sigit, sang produser pun mengungkap kondisi terbaru tayangan acaranya.

Sigit mengatakan, tayangan "Hotman Paris Show" kini sudah resmi menerima surat panggilan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Sigit menyampaikannya saat mengobrol dengan presenter sekaligus YouTuber Abraham Silaban. Abraham Silaban tampak duduk bersama Sigit atau yang biasa disapa Kakek, dan mengobrol seputar insidenNikita Mirzani dan Elza Syarief.

Abraham Silaban menanyakan kronologi kejadian, sampai respons pihak yang bertikai. Hingga akhirnya Abraham Silaban berhasil menguak bahwa ternyata acara tersebut kini telah mendapat surat panggilan KPI. "Kalau sekarang Nikita sudah dilaporkan, dan disebutkan Hotman Paris ini belum diidentifikasi (oleh polisi)," kataAbraham Silaban.

"Nah, bukannya bisa jadi bagian dari programnya (juga akan diidentifikasi), nah masa depan programnya sendiri akan seperti apa?" tanya Abraham Silaban kepada Sigit. "Hmmm, masa depan programnya ya, show must go on, " ujar Sigit. Sigit mengatakan, ia dan krunya tidak akan menghentikan acara hanya karena insiden tersebut.

Bahkan, dalam obrolan tersebut, Sigit juga mengungkap surat panggilan dari KPI kepada kru acara. "Ini kita juga besok ada panggilan sudah," ujarnya. "Ada panggilan dari KPI, ya besok kita hadir," lanjutnya.

Sigit juga mengatakan pihaknya dan kru acara tidak akan menghindari jika pihak berwajib akan ikut memeriksa mereka. "Kalaupun sampai ada panggilan pihak berwajib, kita pun ikuti aturan hukum yang berlaku," katanya. "KPI sudah melontarkan panggilan ya?" tanyaAbraham Silaban.

"Sudah melontarkan panggilan" jawab Sigit. "Yang akan hadir pemanggilan?" tanya Abraham Silaban. "Saya (produser) dan manajer saya nanti hadir, (kita) siap, insyaallah" balas Sigit lagi.

Abraham Silaban kemudian juga memberi pesan kepada Elza Syarief. "Apa yang ingin disampaikan kepada Ibu Elza yang jelas melaporkan, karena ya ini kan sudah dibawa ke polisi?" tanya Abraham Silaban. Sigit pun menyampaikan pesannya kepada Elza Syarief.

"Ya untuk Ibu Elza, yang terhormat, sebagai pengacara senior yang saya hormati juga, tentu agar lebih bijaklah menilai masalah ini," kata Sigit. "Terutama dari sisi, show iNews nya gitu kan," lanjut Sigit. Sigit menyinggung juga sikap Elza Syarief yang seolah labil, karena mengajukan keberatan tidak langsung kepada pihaknya, tetapi melalui kepolisian.

"Kalau memang kemarin keberatan, kita bisa bicara, ibu bisa menyampaikan itu saat insiden, ke saya langsung atau ke salah satu tim saya, tapi pada kenyataannya kan tidak," kata Sigit. "Sehingga, kita ada pertimbangan khusus lah kan untuk mungkin nggak semua part kita tayangkan, tapi kan itu tidak ada (permintaan Elza Syarief) dan itu sudah tayang," ungkap Sigit. Dalam pesan kepada Elza Syarief tersebut, Sigit juga memohon maaf kepada sang pengacara.

"Kalau memang Ibu Elza secara pribadi tidak berkenan atas semua tayangan itu, ya kami, terutama saya selaku produser, kepala tim, ya saya say sorry , saya minta maaf ya" tutup Sigit.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close