Travel

Pulau Indonesia yang Jadi Saksi Bisu Perang Dunia II 5 Fakta tentang Morotai

<span ></span> Pulau<span ></span>Morotaidi Provinsi Maluku Utara merupakan destinasi wisata unggulan di Indonesia bagian timur. Sebagai wisata unggulan, Pulau<span ></span>Morotai<span ></span>memiliki beberapa fakta menarik yang perlu traveler ketahui. Traveler penasaran dengan fakta unik Pulau Morotai?

Kabupaten yang berada di provinsi Maluku Utara ini memiliki sejarah tentang Perang Dunia II yang sangat kental, bahkan di sana pun ada Museum Perang Dunia II. Beberapa artefak sisa Perang Dunia II, seperti meriam artileri, bangkai kapal perang, kendaraan amphibi, dan masih banyak lagi bisa kamu temukan di Pulau Morotai. Bahkan salah satu pulau di Pulau<span ></span>Morotai, Pulau Sumsum merupakan tempat berkas markas sekaligus tempat peristirahatan jendral besar Mac Arthur, salah seorang pemimpin tentara sekutu Amerika Serikat di wilayah pasifik pada saat itu.

Ada pula prajurit Jepang yang baru menyerah di tahun 1972 dimana PDII sudah berakhir. Kamu yang ingin menikmati berlibur ala<span ></span>Maldives<span ></span>tak perlu jauh jauh ke sana, cukup datang ke<span ></span>Morotai<span ></span>saja kamu bisa menikmati suasana pantai yang tak kalah dengan<span ></span>Maldives. Morotai memiliki 28 spot diving yang sangan keren dan memukau.

Tak hanya kerumbu karang yang indah dan beragam dengan berbagai jenis ikan warna warni yang siap memanjakan kamu, disana terdapat pula peningalan peninggalan Perang Dunia II yang menjadi keistimewaan dari spot diving di<span ></span>Morotai. Yang menarik dari Pulau<span ></span>Morotai<span ></span>yakni pulau ini dikelilingi oleh puluhan pulau yang terdiri dari 35 pulau kecil dan dua pulau besar. Disebut sebagai pulau dengan tiga matahari dikarenakan suasana di pulau ini sangat panas.

Karena itulah kamu perlu memakai sunblock agar kulitmu tidak gosong atau terbakar. Itu tadi lima fakta menarik tentang Pulau Morotai, yuk segera rencanakan liburan ke pulau ini.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close