Metropolitan

Rutan Klas 1 Tangerang Gelar Razia Ponsel Napi Dua Kali Sepekan

Bukan isapan jempol jika para penghuni rumah tahanan (rutan) selama ini terbilang bebas menggunakan ponsel selama menjalani masa penahanan atau hukuman. Hal itu terbukti dari temuan jumlah ponsel hasil sitaan dariwargabinaanpemasyarakatan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Tangerang, Kecamatan Jambe, Tigaraksa, Tangerang, hari Senin (11/3/2019) lalu. "Karena disinyalir banyakwargabinaanmengendalikan narkoba dari dalam sel, kami membuat komitmen untuk terus merazia minimal seminggu dua kali," ucap KepalaRutanKlas1Tangerang, Dedi Cahyadi, Senin (11/3) lalu, kepada Wartakotalive.com. Dedi juga mengatakan petugas Rutan juga harus memberikan contoh untuk tidak membawa telepon genggam saat bertugas.

"Di luar sana terdengar adanya kerjasama antara petugas danwargabinaandalam penggunaan alat komunikasi yang digunakan untuk mengedarkan narkoba," tutur Dedi. Karena itu, pihakRutanKlas1Tangerang akan mencegah masuknya ponsel ke sel tahanan. Sebelumnya pada Senin (11/3/2019) kemarin, sebanyak 85 unit ponwel berhasil disita dariwargabinaanpemasyarakatan dibakar di rutan.

Proses pembakaran telepon genggam itu disaksikan juga oleh pihak Kejaksaan Negeri Tigaraksa dan juga pihak kepolisian. Dedi Cahyadi, menjelaskan, puluhan HP itu terkumpul dari hasil razia yang dilakukan sejak Januari 2019. Ia menduga telepon genggam yang disita itu dapat menjadi modal untuk mengendalikan peredaran narkoba.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close