Travel

Seekor Siamang Mati Tersengat Akibat Bergelantungan di Kabel Listrik yang Baru Dipasang

Sebuah insiden yang terbilang sangat jarang terjadi baru baru ini menghebohkan masyarakat di Sumatera Utara. Seekor owa berbulu hitam terlihat tergantung di kabel listrik yang baru saja dipasang melewati hutan di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara. Primata itu ditemukan tergantung di kabel listrik pada hari Senin (25/3/2019).

Tubuhnya masih berada di sana hingga satu hari kemudian. Dikutip dari laman AsiaOne.com, Rabu (27/3/2019), Warga Aek Rao Tapian Nadenggan mengatakan, itu adalah pertama kalinya mereka melihat siamang mati tersengat akibat bergelantungan di kabel listrik. Pasalnya, desa mereka baru mendapatkan akses listrik akhir tahun lalu.

"Sungguh menyedihkan melihat siamang mati tergantung di kabel listrik," kata seorang warga desa, Sahnan, Selasa (26/3/2019). "Kejadian langka ini adalah yang pertama sejak saluran listrik didirikan di desa kami beberapa bulan yang lalu," lanjutnya. Dipercayai siamang ini sedang berusaha menyeberangi sungai di hutan dengan memanjat kabel listrik.

"Kabel listrik di kawasan hutan sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan hewan, khususnya primata yang selalu memanjat pohon," kata Ahmadan kepada The Jakarta Post. Dia meminta lembaga terkait untuk merelokasi kabel listrik yang dirambah ke habitat owa. Manajer PLN Sumatera Utara, Tumpal Hutapea mengaku terkejut ketika mengetahui siamang mati karena kabel listrik yang baru saja disiapkan oleh perusahaan.

"Ini mengejutkan bagi kami. Perusahaan akan mengerahkan tim untuk menyelidiki masalah ini," katanya kepada Jakarta Post. "Kami akan menyelidiki kematian siamang ini, termasuk pemasangan kabel listrik yang melintasi hutan lindung," katanya. Ia juga menambahkan, perusahaan akan memindahkan kabel listrik jika terbukti telah melanggar peraturan yang ada.

Siamang merupakan owa hitam bertangan panjang asli hutan di Indonesia yang saat ini keberadaannya berada di bawah pengawasan karena populasinya semakin berkurang.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close