Otomotif

Selain Lima Kartu Elektronik Ini, Indomaret Card Juga Bisa Digunakan di Tol TransJawa

Mudik Lebaran tahun ini masyarakat akan dimanjakan secara waktu dan jarak tempuh dengan adanya Tol Trans Jawa. Namun demikian, dari segi pengeluaran memang dibutuhkan dana ekstra untuk membayar tarif tol. Seperti diketahui, tarif Tol Trans Jawa dari Merak sampai Probolinggo besarannya mencapai Rp 775.500.

Yang lebih penting lagi, semua sudah menerapkan transaksi elektronik menggunakan kartu, artinya pembayaran sudah tak bisa lagi secara tunai. Lantas kartu elektronik apa saja yang bisa digunakan untuk mudik melintasi Tol Trans Jawa. Menjawab hal ini Corporate Communications Depertemen Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti, mengatakan sampai saat ini ada lima kartu yang sudah bisa digunakan untuk mengakses seluruh ruas tol Jasa Marga, termasuk Trans Jawa. "Ada lima kartu yang bisa digunakan pemudik, mulai dari e Money (Mandiri), Brizzi (BRI), Flazz (BCA), Tap Cash (BNI), dan Blink (BTN). Semua kartu itu sudah bisa digunakan untuk pemudik mengisi saldo pembayaran tol sepanjang Trans Jawa," ucap Irra saat dikonfirmasi, Selasa (14/5/2019).

Saldo maksimal Sementara untuk besaran pengisian saldo sendiri, menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Tbk, Rohan Hafas, sudah diatur dan ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) sebesar Rp 1 juta. Sehingga saat akan melakukan perjalanan balik, pemudik kembali harus mengisi ulang kartu elektronik. Cara lain agar lebih memudahkan, baiknya pemudik memliki dua kartu elektronik yang bisa langsung diisi penuh sesuai kebutuhan. Hal ini juga bisa menjadi langkah untuk mengantisipasi sulitnya mencari pengisian saldo atau top up di daerah.

"Aturan dari BI itu maksimal Rp 1 juta, tapi sebenarnya selain e Money, pemudik juga memanfaatkan Indomeret Card untuk pembayaran tol Jasa Marga. Secara fungsi sama saja dengan e Money," ucap Rohan. Daftar kartu elektronik buat pembayaran tol Jasa Marga dan Trans Jawa 1. e Money (Mandiri)

2. Brizzi (BRI) 3. Flazz (BCA) 4. Tap Cash (BNI)

5. Blink (BTN)

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close