Seleb

Soal Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari: He Was My Husband

Melaney Ricardo mengajak Barbie Kumalasari berbincang menggunakan bahasa Inggris di acara yang dipandunya bersama Ichsan Akbar. Kemudian,Barbie Kumalasariyang ingin mengatakanGalih Ginanjaradalah suaminya malah mengucapkannya dengan grammar yang salah. Ia mengatakan, 'he was my husband.'Kalimat yang diucapkannyabermakna bahwa Galih Ginanjar pernah menjadi suaminya.

Sontak Melaney Ricardo dan Ichsan terkejut dengan pernyataan tersebut dan memberi tahu Barbie Kumalasari arti dari ucapannya bermakna hubungannya dengan Galih Ginanjar telah berakhir. Menanggapi hal ini, Barbie Kumalasari mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Galih Ginanjar hingga kini masih baik baik saja. Tetapi diakuinya memang terdapat konflik kecil antara keduanya karena Barbie Kumalasari belakangan ini sudah mulai jarang menjenguk Galih Ginanjar karena bentrok dengan pekerjaannya.

"Tetap baik. Cuma agak ngambek karena gue jadi jarang ke Polda,"ungkap Barbie Kumalasari saat ditemuiGrid.IDdi kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019). "Minggu ini saja cuma sekali, banyak diundang jadi bintang tamu, ya Alhamdulillah ya," lanjutnya. "Tapi maksudnya kan kalau diundang jadi bintang tamu gitu biasanya pagi menjelang siang. Sementara kalau di Polda kan jam besuknya terbatas, cuma dari jam 10 sampai jam 3 sore," jelasnya.

Barbie Kumalasari mengungkapkan bahwa Galih Ginanjar mengutarakan rasa protes karena sangat merindukan dirinya. "Kata dia kan 'kangen kamu, di sini satu hari rasanya kayak sebulan. Kamu bayangin kalau dalam seminggu, sementara Jumat Sabtu Minggu nggak boleh jenguk," tutur Barbie Kumalasari. "Jadi kalau seminggu cuma jenguk sekali itu kayak lamanya sampai tiga empat bulan,'"paparBarbie Kumalasarimenirukan perkataanGalih Ginanjar.

Kendati waktu bertemu sangsuamiterbatas,Barbie Kumalasarimengaku bahwa dirinya tak ingin mencari penggantiGalih Ginanjardi sisinya. "Nggak sih, belum ada sih. Ke mana mana masih sendiri," tutupBarbie Kumalasari.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close