Bisnis

Totalindo Targetkan Laba Bersih Sebesar Rp 200 Miliar Tahun 2019 Ini

Pertumbuhan kinerja tahun 2019, Totalindo menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp 200 miliar atau mengalami pertumbuhan sekitar 6,8 kali lipat dibandingkan akhir tahun lalu yang tercatat senilai Rp 29,39 miliar. Untuk Pendapatan Usaha, diharapkan mampu mencatatkan senilai Rp 2 triliun atau tumbuh 37,3% dibandingkan tahun lalu yang tercatat senilai Rp 1,457 Triliun. Donald Sihombing, Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk mengatakan, pendapatan dan laba bersih akan ditopang oleh target kontrak baru tahun ini senilai Rp 2,5 triliun.

Tahun lalu, Perseroan berhasil mencatatkan kontrak baru senilai Rp 1,624 triliun. "Kami optimis untuk mencapai target kontrak baru pada tahun ini, mengingat hingga akhir Mei 2019, pipeline kami telah mencapai Rp 9,2 triliun," ujar Donald Sihombing, saat Paparan Publik usai RUPST Tahun Buku 2018 dan RUPS Luar Biasa di Jakarta, Senin (24/5/2019). PT Totalindo Eka Persada Tbk akan melakukan beberapa langkah strategis untuk tetap mengalami pertumbuhan dalam menghadapi tahun 2019.

Perseroan terus mengerjakan proyek proyek Pemerintah dan juga bekerjasama dengan BUMD dalam mengerjakan proyek Rumah Susun serta terus mengerjakan proyek proyek dari swasta. Perseroan juga menargetkan pertumbuhan Aset sebesar 10,7% dari Rp 3,37 triliun pada tahun lalu menjadi Rp 3,73 triliun pada tahun 2019. Secara year to year, untuk kuartal I/2019 Perseroan telah mencatatkan pendapatan senilai Rp 192,95 miliar.

Sementara laba bersih berhasil mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 103,94% menjadi Rp 41,97 miliar dibandingkan kuartal pertama tahun lalu senilai Rp 20,58 miliar. Kontrak Baru Totalindo 2019 Hingga 31 Mei 2019, Perseroan berhasil memperoleh kontrak baru sebesar Rp 1,723 triliun yang meliputi beberapa proyek. Proyek itu diantaranya adalah Klapa Village Tower B,proyek Rusun Cilangkap, proyek Gedung Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung RI,proyek Kingland Avenue Apartment dan proyek Apartment Sahid Asena

Sementara pipeline Perseroan hingga 31 Mei tercatat mencapai Rp 9,916 triliun.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close