Seleb

Via Vallen akan Segera Diperiksa Kepolisian sebagai Saksi Terkait Mobilnya yang Dibakar

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu mengungkapkan pihaknya akan segera memanggil Via Vallen untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait mobilnya yang dibakar. Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube beepdo, Selasa (30/6/2020). Via Vallen akan jalani pemeriksaan sebagai saksi korban.

Kombes Pol Trunoyudo menyampaikan dalam kasus ini Via Vallen merupakan korban dan jugasebagai saksi. Selain itu, saksi lain terkait dengan kejadian tersebut juga akan dimintai keterangan. Untuk waktu pemeriksaan, Kombes Pol Trunoyudo belum memberikan penjelasan secara detail.

Namun, dapat dipastikan pada pekan ini sejumlah saksi termasuk Via Vallen akan dipanggil oleh pihak kepolisian. "Untuk saksi korban tentunya kita akan lakukan proses pemeriksaan ya terhadap saudari Via Vallen," jelas Kombes Pol Trunoyudo. "Mengingat yang bersangkutan adalah korban dan juga ada saksi semuanya akan kita ambil keterangan."

"Dalam pekan ini tentu kita juga akan lakukan pemanggilan terkait dengan saksi korban," tambahnya. Sementara itu, Kombes Pol Trunoyudo menuturkan, lingkungan sekitar rumah Via Vallen mengaku mengenali tersangka. Meski demikian, belum diketahui lebih lanjut apakah tersangka merupakan tetangga rumah Via Vallen atau bukan.

Namun, dapat dipastikan masyarakat di sekitar rumah Via Vallen mengetahui sosok tersangka. Selain itu, tersangka juga terekam dari CCTV yang ada di rumah Via Vallen. "Lingkungan masyarakat mengenal tersangka, lingkungan sekitar mengenal karena juga terlihat dari CCTV untuk tetangga, saat ini masih kita dalami," terang Kombes Pol Trunoyudo.

Tak hanya itu, pelaku pembakaran dengan inisial P tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Meski demikian, pemeriksaan lebih mendalam akan kembali dilakukan oleh pihak kepolisian. Hal ini terkait dengan alat bukti yang ditemukan dengan rekaman CCTV di rumah Via Vallen.

"Sementara inisial P yang sudah diamankan sebagai tersangka," tutur Kombes Pol Trunoyudo. "Namun kita lihat nanti dengan alat bukti yang ada dengan keterkaitan tersangka dan juga CCTV," ucapnya. Kombes Pol Trunoyudo mengatakan, Polda Jawa Timur akan membantu Polsek Sidoarjo dalam penelusuran kasus ini.

Yakni telah diturunkan tim dari Labforensik Polda Jawa Timur guna melakukan analisa di TKP. Selain itu, tim tersebut akan bertugas untuk mengumpulkan berbagai alat bukti yang ditemukan. Sampai saat ini belum diketahui lebih detail mengenai motif tersangka melakukan pembakaran.

Namun, Polda Jawa Timur akan memberikan bantuan apabila dibutuhkan terkait dengan psikologis tersangka. "Polda Jatim dalam hal ini akan mem back up, satu melalui Kepala bidang Labforensik Polda Jatim sudah turun tim untuk menganalisa dan mengumpulkan alat bukti di TKP," jelas Kombes Pol Trunoyudo. "Kedua, motif masih dalam proses penyidikan namun apabila diperlukan Polda Jatim juga akan melakukan back up terkait psikologi."

"Apakah terkait dengan psikis atau ada motif yang lain tentu hasilnya nanti dari proses penyidikan," tambahnya. Diketahui, mobil mewah milik pelantun lagu Sayang itu dibakar oleh seseorang yang tak ia kenal. Kejadian itu terjadi, pada Selasa (30/6/2020) pukul 03.20 WIB.

Mobil Alphard yang terbakar disebutkan tengah diparkir di jalan samping rumah Via Vallen. Tempat kejadian perkara atau TKP berlokasi di Desa Kalitengah Selatan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur. Via Vallen membagikan momen saat mobilnya terbakar melalui akun media sosial Instagram @viavallen.

Nampak kobaran api membara dan membakar mobil Alphard berwarna putih dengan nomor polisi W 1 VV itu. Sesekali Via Vallen memberikan keterangan terkait peristiwa yang terjadi di samping rumahnya. Bahkan juga terdengar sebuah ledakan dari mobil yang terbakar saat Via Vallen mencoba merekam kejadian tersebut.

Tags

Widya Aprilyanie

Seseorang yang pemarah tidak selalu bijaksana. Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close